BAB I
PENDAHULUAN
A.
DEFINISI
ComputerAided Design - CAD
CAD adalah teknologi yang berkaitan dengan penggunaan
sistem komputer untuk membantu dalam penciptaan, modifikasi, analisis, dan
optimasi desain. Setiap program komputer yang mengaktifkan komputer grafis dan
program aplikasi memfasilitasi fungsi rekayasa dalam proses desain dapat
diklasifikasikan sebagai perangkat lunak CAD.
Peran paling dasar dari CAD adalah untuk mendefinisikan geometri desain -
bagian mekanik, perakitan produk, struktur arsitektur, sirkuit elektronik, tata
letak bangunan, dll.
Computer Aided Manufacturing - CAM
CAM teknologi melibatkan sistem komputer yang
merencanakan, mengelola, dan mengendalikan operasi manufaktur melalui antarmuka
komputer dengan sumber daya produksi. Salah satu cakupan yang paling penting
dari CAM adalah kontrol numerik (NC). Ini adalah teknik menggunakan instruksi
yang diprogram untuk mengontrol mesin, mill, grind, yang bisa mengubah benda
mentah menjadi bagian-bagian tool barang jadi. Fungsi signifikan lain CAM
adalah dalam pemrograman sebuah robot. Proses perencanaan juga merupakan target
otomatisasi komputer.
B.
MANFAAT
Manfaat
dan keunggulan dari teknologi CAD/CAM yang dapat menciptakan
keunggulan
bersaing adalah sebagai berikut :
• Respon cepat
Perusahaan-perusahaan
yang banyak kehilangan order karena keterlambatan pengiriman dapat memanfaatkan
teknologi CAD/CAM untuk mempercepat proses disain dan siklus manufaktur.
Biasanya keterlambatan bersumber pada pembuatan gambar yang lama, uji prototipe,
proses pemberitahuan
perubahan
produk dan lain-lain, dalam hal ini kita dapat mengandalkan CAD/CAM
untuk
mempercepatnya. Sebagai contoh, jika test prototipe/produk yang menjadi masalah
kritis maka CAD dapat mempercepatnya dengan membuat simulasi komputer.
• Disain
manufaktur yang lebih fleksibel dan besar.
. Secara
tradisional proses produksi dilakukan dengan 2 macam mesin yaitu
General Purpose
Machine untuk produksi batch dan Dedicated
Machine untuk produksi masal. Produksi batch memungkinkan fleksibilitas
yang tinggi, tetapi mengakibatkan biaya produksi per unit yang
tinggi untuk operasi. Sedangkan produksi masal menyebabkan biaya
produksi per unit lebih murah tetapi menghilangkan fleksibilitas.
Dengan CAD/CAM dan Flexible Manufacturingperusahaan akan memperoleh
keduanya yaitu fleksibilitas disain produk dan biaya produksi per
unit yang lebih murah seperti pada produksi masal. Dalam cara tradisional,
memproduksi produk yang rumit dan beragam akan meningkatkan biaya produksi per
unit. Dengan komputer ditugaskan untuk menangani kerumitan ini tidak menjadi
masalah lagi, komputer akan melakukan pengelompokkan suku cadang yang
mirip/sama didalam database secara otomatis sehingga biayaproduksi per unit
dapat tetap ditekan serendah mungkin.
• Meningkatkan
mutu produk dan menurunkan biaya produksi per unit.
. Mutu
dan kehandalan produk akan ditingkatkan secara tajam dengan teknologi CAD/CAM,
apalagi dengan dikembangkannya “Solid Modelling” dan “Parametric Design”
didalam CAD/CAM. Hasil akhir dari proses produksi lebih rapi, lebih ergonomis
meningkatkan kepercayaan terhadap kekuatan struktur bangunan dan lain-lain. Dan
juga membuat produk akhir menjadi lebih ringan,kompak, hemat energi, kinerja
yang tinggi dan mekanisme mesin yang lebih sederhana sehingga dapat menurunkan
biaya produksi per unit dalam jangka panjang.
• Mengurangi kebutuhan
untuk membuat prototipe fisik.
. Perusahaan-perusahaan
biasanya mendisain dan membuat suatu produk berulang kali agar memperoleh
pengalaman memproduksi agar dapat menghasilkan produk yang memuaskan.Seringkali
sampai puluhan kali dibuat prototipe fisik dalam proses pembuatan produk, juga
kadang-kadang pelanggan diperbolehkan untuk melakukan beberapa test produk.
Produk seperti bangunan, jembatan, satelit, pemacu jantung dan lain-lain harus
dibuat secara benar dan sempurna pada waktu pertama kali, produk lain seperti
kapal terbang sangat mahal jika dibuat prototipe fisiknya. Tetapi tetap
kebutuhan terhadap prototipe tidak dapat dihilangkan, hanyalah prototipe yang
dibutuhkan berkurang jauh sebelum produksi penuh dilaksanakan, sehingga
menghemat waktu dan biaya. Keempat teknologi dasar dari CAD/CAM yang
sudah dibahas diatas dapat menghilangkan dan mengurangi kebutuhan
untuk membuat prototipe tradisional. Basis Data dari kinerja yang lalu dan
terbaik dapat dimanfaatkan, juga pemanfaatan simulasi grafik, juga simulasi
matematis untuk pembuatan bangunan dan prototipe matematis dengan komputer akan
mengurangi kebutuhan untuk membuat prototipe fisik. Simulasi komputer
dapat bekerja jauh lebih cepat dan murah dan mendekati ketepatan yang tinggi
seperti produk nyata, dan kadan-kadang simulasi komputer merupakan satu-satunya
cara sebelummemproduksi produk akhirnya. Keuntungan yang lain simulasi komputer
adalah kadang-kadang dapat memaksa para ahli untuk mencoba mengerti secara
fisika apa yang terjadi dibalik kinerja produk.
•Efisiensi penggunaan
ahli yang langka
. Kelangkaan
ahli untuk bidang-bidang tertentu kadang-kadang menghambat kemajuan perusahaan.
Setiap profesi seringkali sangat sulit dicari. Kadang-kadang terlintas dalam
pikiran akan dibuat suatu aplikasi seperti “Expert System”,
tetapi mencari ahli dalam pembuatan program Expert System sama
sulitnya dengan mencari ahli yang dibutuhkan oleh perusahaan itu sendiri, dan
biayanya juga tidak murah. Juga mencari ahli yang mau ilmunya ditransfer
kedalam Expert System juga sangat sulit. Selain itu waktu yang dipergunakan
sehari-harinya oleh para ahli paling hanya 2 jam untuk pekerjaan engineering tersebut,
sisanya dipakai untuk urusan meeting, menulis laporan, mencari informasi,
perjalanan, menjawab telpon, mempelajari ilmu baru dan lain-lain. Dalam kondisi
semacam ini, strategi yang harus diambil adalah dengan mengambil
keterampilan-keterampilan praktis para ahli tersebut untuk dimasukkan kedalam
CAD/CAM agar dapat dikerjakan oleh para juniornya. Jadi tidak perlu harus
seniorterus menerus. Sebagai contoh, standar elemen disain sangat mudah
dibangun dan dimasukkan kedalamCAD/CAM. Jika para disainer seniornya membangun
basis datauntuk CAD/CAM, maka para disainer
Junior dapat
menggantikan pekerjaan senior nya dengan hasil yang sama bagusnya.
Tentunya untuk yang paling rumit tetap harus senio nya yang turun tangan.
C.
PENGAPLIKASIAN
Aplikasi dari
teknologi CAD/CAM sangat luas, karena kemampuan komputer
grafik ini sangat
dibutuhkan untuk berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memanfaatkan gambar
sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Dibawah ini akan
diberikan beberapa contoh aplikasi CAD/CAM :
• Industri
penerbangan dan CAD/CAM
. Teknologi
CAD/CAM memberikan andil yang sangat besar dalam industri pesawat terbang. Dari
disain pesawat terbang, simulasi pesawat terbang untuk melatih para pilot, alat
navigasi udara dan radar, mengurangi pekerjaan kru pesawat, mempercepat
produksi pesawat terbang danlain-lain semua mempergunakan teknologi CAD/CAM
ini.
• Industri
otomotif
. Dalam industri
otomatif CAD/CAM banyak sekali memegang peranan. Hampir setiap komponen mobil
didisain dengan CAD/CAM. Yang terakhir adalah aplikasi Navigasi Komputer untuk
mobil, dimana alat tersebut dapatmemberikan informasi peta jalan disuatu kota
dan dapat memberikan rute paling efisien untuk menuju suatu tempat. Dan juga
dapat memberikan informasi jalan-jalan yang sedang macet.
•Analisa dinamis dan
simulasi komputer untuk sistim mekanik
. Dalam
aplikasi ini kita dapat melihat unjuk kerja suatu kendaraan atau sistim mekanik
di layar komputer sebelum prototipe yang mahal harganya dibuat.
•Disain CAD/CAM untuk
elektronika
. Terutama
dalam pembuatan chip IC (Integrated Circuit) CAD/CAM memegang peranan yang
sangat penting. Secara teknik manual disain IC hanya dapat dilakukan untuk
chipyang mengandung 20-30 transistor, tetapi dengan bantuan CAD/CAM maka dapat
di disain chip yang mengandung sampai jutaan transistor.
•Disain CAD/CAM untuk
alat olahraga
. Disain
raket tenis dapat menggunakan teknologi ini. Dengan menggunakan
analisa elemen hingga dapat diperlihatkan apa yang terjadi kepada raket dan
pemain tenis pada waktu bola tenis memukul senar dari raket tenis. Dalam disain
kapal boat dapat diperlihatkan aerodinamisnya, faktor pengaruh cuaca
terhadap kapal boat, benturan ombak, mobilitas dan tingkat keamanannya.
•Disain CAD/CAM untuk
konstruksi bangunan
. Dengan
CAD/CAM kita dapat merancang konstruksi bangunan. Misalkan mendisain
suatu jembatan, dapat diberikan suatu beban di layar komputer dan
komputer akan memperlihatkan akibat dari beban tersebut, seperti lendutan,
gaya, momen, penurunan fundasi dan lain-lain. Dapat juga diperlihatkan sampai
beban berapa konstruksi tersebut akan runtuh. Kita juga dapat memberikan beban
horizontal seperti akibat dari gempa bumi dengan kekuatan berapa skala richter.
•Disain CAD/CAM untuk
pembuatan Mold
. Aplikasi
CAD/CAM dalam mendisain Mold. Sebuah pabrik sepatu dan sebuah pabrik velg
racing membutuhkan Mold untuk memproduksi produk-produk tersebut. Sebelum
menggunakan CAD/CAM Mold tersebut dibuat secara manual dengan mempergunakan
mesin bubut dan milling biasa. Presisi yang tinggi dari Mold dibutuhkan sekali
untuk produk velg racing, tetapi untuk sepatu toleransi nya agak longgar.
Dengan CAD/CAM akan dihasilkan Mold dengan presisi yang sangat tinggi.
Sumber :
BAB II
PEMILIHAN
PERANGKAT LUNAK
Kecocokan Antara DBMS dan
Development Tools
Perangkat
lunak yang dipilih harus dapat menjamin tersedianya fasilitas yang dapat
digunakan untuk berinteraksi dengan DBMS secara penuh. Contoh :
|
DBMS
|
Development
tools
|
|
|
MS
Visual Basic
|
|
Borland
Interbase
|
|
|
CA-OpenIngres
|
CA-OpenRoad
|
|
Oracle
|
Developer
2000
|
Dukungan development tools terhadap arsitektur sistem
Tidak semua development
tools memberi dukungan yang baik terhadap arsitektur client-server
Independensi development tools dan DBMS
Idealnya
hanya ada satu macam DBMS yang dipilih untuk mengelola berbagai basis data.
Sebagai kompromi terhadap banyaknya DBMS yang digunakan, maka harus dipilih
development tools yang bisa cocok untuk semua DBMS.
Kemudahan
pengembangan dan migrasi aplikasi
Development tools yang
dipilih harus mendukung pengembangan ke masa depan (misalnya berbasis web) dan
kemudahan migrasi, misalnya dari berbasis form (form-base) menjadi berbasis web
(web-base).
BAB III
ALASAN
PENGGUNAAN CAD & CAM
A.
Perangkat Lunak
Desain dibantu komputer (CAD) adalah penggunaan teknologi komputer
untuk membantu dalam perancangan dan
khususnya rancangan (teknis menggambar dan menggambar teknik) atau bagian dari
produk, termasuk seluruh bangunan. Adalah baik visual (atau gambar) dan simbol
berbasis metode komunikasi yang merupakan konvensi khusus untuk bidang teknis
tertentu.
Drafting dapat dilakukan dalam dua dimensi ( "2D") dan tiga dimensi (
"3D").
Drafting adalah komunikasi teknis atau gambar teknik dan seni adalah industri
sub-disiplin yang terlibat underlies semua upaya teknis. Mewakili dalam
kompleks, ben da tiga dimensi dalam dua dimensi gambar, benda ini sudah ada
secara tradisional diwakili oleh tiga diproyeksikan dilihat di sudut kanan.
CAD (Computer Aided Design) adalah pembuatan disain produk dengan menggunakan
bantuan komputer. Dengan bantuan komputer dapat dibuat gambar disain dengan
mudah serta perhitungan penggunaan bahan, daya tahan produk, dan informasi lain
yang berhubungan dengan desain produk yangdibuat.
CAM (Computer Aided Manufacturing) adalah penggunaan komputer untuk
merencanakan, mengatur, dan mengontrol kerja mesin, alat-alat, dan arus produk
dalam proses produksi.
Dibantu komputer-teknik (sering disebut sebagai Cae) adalah penggunaan
teknologi informasi untuk mendukung tugas-tugas teknisi di seperti analisis,
simulasi, desain, manufaktur, perencanaan, diagnosa, dan perbaikan.
Perangkat lunak yang telah dikembangkan untuk mendukung kegiatan tersebut
dianggap Cae alat. Cae alat yang digunakan, misalnya, untuk menganalisis dan
kesegaran performa komponen dan secara perlahan. Istilah meliputi simulasi,
validasi, dan optimalisasi produk dan alat-alat produksi. Di masa mendatang,
sistem Cae akan besar penyedia layanan informasi untuk membantu mendukung
desain tim dalam pengambilan keputusan.
Dalam hal jaringan informasi, sistem Cae individual dianggap satu total node
pada jaringan informasi dan Mei setiap node dengan node lain pada jaringan.
Cae sistem dapat memberikan dukungan kepada usaha. Hal ini dicapai dengan
menggunakan referensi arsitektur dan kemampuan mereka untuk menempatkan
informasi dilihat pada proses bisnis. Referensi arsitektur adalah dasar dari
informasi yang model, terutama produk manufaktur dan model.
Istilah Cae juga telah digunakan oleh beberapa di masa lalu untuk menjelaskan
penggunaan komputer dalam rekayasa teknologi dalam arti yang lebih luas dari
sekedar teknik analisis. Itu dalam konteks ini adalah bahwa istilah coined oleh
Dr Jason Lemon, pendiri SDRC pada akhir 70-an. Namun definisi ini adalah hari
ini lebih dikenal dengan istilah CAx dan PLM.
B.
Industri
Dengan
adanya peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan
berbagai aktivitas yang dibutukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang
dimilikinya. Tanpa kita sadari, sebagian aktivitas yang dilakukan oleh
manusia telah didukung oleh Information Communications Technology (ICT). ICT
baik secara langsung maupun tidak langsung telah mengubah cara kita hidup, cara
kita belajar, cara kita bekerja dan lain-lain.
Information
Communications Technology (ICT) sekarang ini semakin sering kita dengar
khususnya bagi induvidu yang mengikuti dan menggunakan perkembangan teknologi.
Namun banyak orang yang belum mendalami apa sebenarnya ICT itu, selain itu
konsep, metode dan aplikasi yang terlibat dengan ICT terus berkembang setiap
harinya.
Di
bidang industry, salah satunya dalam industry manufaktur komputer telah
dipergunakan untuk mengendalikan mesin-mesin produksi dengan kecepatan tinggi,
misalnya seperti Computer Aided Design (CAD) yaitu merancang bentuk (desain)
sebuah produk dengan penggunaan teknologi komputer yang akan dikeluarkan
pada sebuah industry atau pabrik, misalnya sebuah mesin serba guna dalam
industry logam, sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industry logam yang
bervariasi dan dapat dibayangkan sangat sulit apabila semuanya harus
dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin dalam industry garmen yang
dilengkapi dengan kendali computer, misalnya melakukan pewarnaan, membuat
bordir, dan sebagainya.
Selain
itu industry modern saat ini juga memanfaatkan robot yang secara otomatis
melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu dalam sebuah industry yang
dikontrol oleh computer yang tidak mungkin dikerjakan manusia. Contohnya tangan
robot dikendalikan oleh computer digunakan untuk memasang komponen-komponen
renik dan chip-chip pada motherboard computer, memasang komponen-komponen pada
perangkat elektronik seperti televisi, radio/ tape dan lain –lain. Bahkan untuk
merakit kendaraan, mobil motor atau alat-alat berat lain telah dikendalikan
oleh computer.
Kemajuan Teknologi CAD (Computer Aided Design)semakin pesat dari hari
ke hari dan
biaya investasinya pun relatif sudah lebih murah dibandingkan dengan beberapa
tahun yang lalu. Juga aplikasi CAD sudah semakin meluas ke berbagai bidang
industri. Awalnya CAD dimanfaatkan oleh Industri Pesawat Terbang, kemudian
mulai dimanfaatkan oleh Industri Otomatif, Mesin, Elektrik/Elektronik,
Konstruksi/Properti, Minyak, Kimia, Mesin-Mesin berat,
Pertambangan, Perkapalan, Instrumen Ilmiah,
Tekstil/Garmen dan lain-lain. Selain itu pemanfaatan CAD tidak hanya
menjadi monopoli perusahaan-perusahaan besar saja, tetapi mulai dimanfaatkan
oleh perusahaan-perusahaan menengah bahkan kecil. CAD dipercaya dapat
meningkatkan keunggulan bersaing (Competitive Advantage) dari suatu perusahaan karena
kemampuannya dalam meningkatkan Produktivitas, Kualitas, Fleksibilitas dan
Kecepatan dalam membuat Desain dan Prototipe suatu Produk. Sehingga seorang
Pelanggan yang ingin memesan suatu Produk dapat mengetahui Prototipe nya
berikut Biaya nya dalam waktu singkat dengan bantuan CAD. Hal ini akan
meningkatkan kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction) dan dengan demikian akan
meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan tersebut. Dalam era globalisasi
dan pasar bebas nanti, keunggulan bersaing sangat menentukan kelangsungan hidup suatu
perusahaan, dimana telah terjadi pergeseran dari pasar para penjual (Sellers Market)
menjadi pasar para pembeli (Buyers Market).
CAD
juga dapat menjadi penunjang utama bagi perusahaan yang akan melakukan Rekayasa
Ulang Proses Bisnis (BPR/Business Process Reengineering). Dengan cara
lama/tradisional, proses manufaktur meliputi Desain, Analisis, Uji Prototipe
dan Manufaktur. Cara lama ini membutuhkan waktu yang sangat lama dan mahal,
jika terjadi kesalahan akan kembali lagi ke proses awal yaitu Desain. Sedangkan
dengan cara baru (setelah BPR dengan memanfaatkan CAD ) maka proses Desain,
Analisis & Simulasi dapat dilakukan secara bersamaan, terintegrasi dan
sangat cepat, kesalahan yang terjadi dapat langsung terlihat dan diperbaiki,
setelah itu dapat dilanjutkan dengan proses Pengujian, Prototipe dan
Manufaktur. Dan juga CAD merupakan salah satu komponen utama dalam
membangun sistim manufaktur CIM (Computer Integrated Manufacturing). Awalnya
perangkat lunak untuk sistem Computer-Aided Design dikembangkan dengan bahasa
komputer seperti Fortran, tetapi dengan kemajuan metode pemrograman berorientasi
obyek ini telah berubah secara radikal. Fitur modeler parametrik
berdasarkan bentuk yang unik dan sistem permukaan dibangun dengan modul
kunci C dan API mereka sendiri. Sebuah sistem CAD dapat
dilihat dan dibangun dari interaksi antarmuka pengguna grafis (GUI) dengan
geometri dan / atau representasi batas data melalui sebuah kernel
pemodelan geometris. Sebuah mesin kendala geometri juga dapat digunakan
untuk mengelola hubungan asosiatif antara geometri, seperti geometri wireframe
dalam sketsa atau komponen dalam perakitan. CAD terutama tidak hanya
digunakan untuk rekayasa rinci model 3D atau 2D pada gambar komponen
fisik, tetapi juga digunakan di seluruh proses rekayasa dari desain konseptual
dan tata letak produk, melalui analisis kekuatan dan rakitan yang dinamis
untuk mendefinisikan metode pembuatan komponen . Hal ini
juga dapat digunakan untuk merancang objek.CAD telah menjadi teknologi
khususnya penting dalam lingkup teknologi komputer dibantu, dengan manfaat seperti
menurunkan biaya pengembangan produk dan siklus desain sangat singkat. CAD
memungkinkan desainer untuk la out dan mengembangkan kerja di layar,
mencetaknya dan menyimpannya untuk mengedit dan menghemat waktu pada gambar
mereka. Computer-aided desain juga merupakan suatu alat yang digunakan
oleh para insinyur dan desainer dan digunakan dalam banyak hal tergantung
pada profesi pengguna dan jenis perangkat lunak yang bersangkutan. CAD juga
merupakan salah satu bagian dari kegiatan Digital Pengembangan Produk (DPD)
, Product Lifecycle Management (PLM) , dan digunakan bersama
dengan alat-alat lain, baik yang terintegrasi atau produk yang berdiri
sendiri. CAD juga digunakan untuk menciptakan simulasi foto yang akurat dimana
hal ini sering dibutuhkan dalam penyusunan Laporan Dampak Lingkungan, di
mana desain foto itu sendiri dibantu oleh komputer.CAD dapat digunakan
untuk semua platform utama (Windows, Linux, UNIX dan Mac OS X) bahkan
beberapa paket telah mendukung banyak platform.Saat ini, tidak ada perangkat
keras khusus yang diperlukan untuk perangkat lunak CAD. Namun, beberapa sistem
CAD dapat melakukan tugas-tugas komputasi grafis dan mahal, serta dengan
kecepatan yang tinggi dengan menggunakan CPU dalam jumlah yang
besar dan RAM yang direkomendasikan.
Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dengan penggunaan CAD
dibandingkan dengan proses penggambaran secara manual antara lain :
1.
Kualitas gambar konstan dimana
tidak terlalu tergantung pada skill desainer
sebagaimana dengan melakukan penggambaran secara manual.
2.Relatif lebih akurat dan cepat pengerjaannya karena menggunakan komputer.
3.Dapat diedit, ditambah
atau dikurang tanpa harus memulai dari awal.
4.Dapat menjadi database
yang menyimpan berbagai informasi penting yang dibuat oleh drafter dan dapat diakses
langsung oleh pengguna lain.
5.Dapat dibuat library untuk komponen-komponen standar atau komponen yang digambar
atau yang dipergunakan berulang-ulang dalam gambar (misalnya:
baud, mur, symbol simbol,dan
lain-lain.) sehingga mempermudah dan mempercepat dalam proses
pembuatan gambar.
6.Lebih mudah dan praktis dalam dokumentasi, duplikasi, dan penyimpanannya.
7.Dapat dibuat dengan berbagai warna sehingga lebih menarik dan mudah dipahami.
C. Ekonomi
Pada saat itu investasi yang diperlukan untuk sebuah CAD sangat besar, sampai dengan ratusan ribu US$ untuk softwaremaupun hardware-nya. Hanya perusahaan-perusahaan besar yang bisa memilikinya, antara lain
General Motors.Diperkenalkannya PC pada awal 1980-an memberi angin segar bagi perkembangan CAD, terutama dari segiekonomi.
BAB IV
KESIMPULAN
1. CAD/CAM digunakan
bila model dikerjakan secara manual mengalami tingkat kesulitan pada
proses simetris geometris dan membutuhkan waktu penyelesaian yang begitu lama.
Serta ingin memproduksi bahan material manufaktur secara masal
2. Proses cutting
Model 3 Dimensi ditunjukkan dalam bentuk simulasi, yang bisa diubah atau
diperbaiki bila belum sesuai dengan bentuk yang diinginkan sebelum terakhir
masuk ke proses pabrikasi. Kompatibilitas sistem CAD/CAM dibatasi untuk
kebutuhan konfigurasi bidang kerja dengan pemakaian mesin CNC.