Rabu, 03 Mei 2017

KUNCI SPINNER (KUNCI PAS)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kunci spinner (kunci pas) digunakan untuk mengencangkan dan melepas baut dan mur yang idak terlalu kuat momen pengencangannya atau kepala baut dan mur yang telah dilonggarkan dengan kunci ring.
Fungsi kunci spinner (kunci pas)
Kunci spinner (kunci pas) adalah merupakan alat bantu kerja yang penggunaannya selalu meggunakan tenaga manusia. Alat tersebut digunakan sebagai alat bantu dalam dunia otomotif. Biasanya berupa kunci yang biasa digunakan untuk membantu pekerjaan otomotif.
Kontruksi kunci spinner (kunci pas)
Terdapat beberapa tipe kunci jika ditinjau pada umumnya, sifatnya kaku dan harus tahan korosi.
















BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian kunci spinner (kunci pas)
            Kunci spiner (kunci pas) adalah alat yang digunakan untuk membuka dan memasang baut dan mur pada ukuran tertentu, sebagai alat bantu dalam dunia otomotif daan mudah untuk dibawa.


2.2 Bagian-bagian kunci spinner (kunci pas)
a.       Tangki pemegang
Tangki yang berfungsi untuk tempat pemegang saat proses berlangsung
b.      Pembuka ban dan mur
Memasang dan membuka jenis-jenis baut dan mur
c.       Bahan kunic spinner (kunci pas)
Dibuat dari bahan yang disesuaikan dengan macam bahan yang akan dibuat dan kekerasannya. Bahan – bahan yang digunakan untuk kunci pas
d.      Material yang cocok
Dari pembuatan kunci spinner (kunci pas)
Kunci spinner (kunci pas) dibuat dari bahan baja tensil tinggi yaitu logam paduan chrome vanadium, kunci pas ini mempunyai tangkai dengan kepala masing-masing ujung yang dibuat membuat sudut 15 terhadap tangkainya.


Material chrome :
            Chrome merupakan logam tahan korosi dan dapat dipoles menjadi mengkilat. Dengan sifat ini, kromium

Sifat paduan chrome vanadium :
·        Berwarna putih cemerlang dan lunak
·        Tahan korosi terhadap larutan basa, asam sulfat dan asam klorida juga air garam.
·        Memiliki kemapuan fisineutron yang rendah
Proses pembentukannya
Bahan  dan bentuk
·        Logam apapun dapat ditempa asalkan kosong cukup panas (60% dari temparatur)
·        Ukuran khas untuk rentang mati tertutup tergantung pada komleksitas
·        Bagian yang tersisa dengan permukaan yang baik dan sifat mekanik, meskipun dingin menempa dapat melakukan bahkan lebih baik.
·        Bagian kompleks dapat dibetuk dengan menggunakan serangkaian menempa mati dengan mengikatkan tingkat detail
·        Rancangan sudut harus dimasukan untuk memungkinkan penghapusan mudah bagian.


DIES
            Dies untuk tempa drop terbuat dari baja dikeraskan , baja cor atau bisa juga terbuat dari besi cor dingin.
            Dies berpasangan dengan bagian bawah dies akan menggambarakn bentuk bagia atas produk sedangkan bagian atas produk akan memberikan kesan atau gambaran permukaan atas produk.

            Sebuah stroke teakan tunggal meremas kosong kemati untuk membentuk bagian alternatifnya adalah untuk menekan cetakan bersama-sama menggunakan tekan hidrolik.

            Setelah cetakan memisahkan bagian bagian produk yang telah sudah dicetak dapat dikeluarkan segera menggunakan pin ejectrore.

            Sirip atau flsah daro logam yang akan terbentuk disekitar penempaan ditampilkan pada kunci pas yang ditandai, flas dipotong lain mesin yang disebut persepemangkasan.

Kekurangan dan kelebihan kunci pas
            Kelebihan:
·        Getas
·        Tahan korosi
Kekurangan :
·        Membuka baut sangat berisiko
·        Kepala baut bisa slek karenatidak semua kepla baut yang kena kunci spinner




BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Design 3d kunci pas
           

3.2 Fungsi kunci ring sesuai prosedur kerja
            Tool set atau peralatan kerja dibengkel sangatlah bnayak jumlahnya tersedia dari berbagai maca ukuran,model,jenis, seduai dengna kebutuhan perbaikan. Kunci-kunci yang paling dasar digunkan diperbengkelan diantaranya adalah kunci pas, kunci ini di design sedemikian rupa dengan fungsi dan cara penggunaan yang berbeda.

3.3 Kunci ring

            Fungsi utama dari kunci ini adalah untuk memberikan momen tambahan yang lebih besar pada baut dan mur karena memiliki lengan yang agak panjang baik untuk membuka maupun untuk mengencangkan. Desain ganda hexagonal pada rahangnya yang bulat secara otomatis akan menutup bagian luar semua komponen yang dibuka baik mur atua baut sehingg kecil kemungkinan untuk terjadinya kerusakan pada baut dan mur.

3.4 Kunci pas

            Berbentuk datar denga model rahang yang bisa digunakan secara bolak balik karena memiliki sudut rahang yang berbeda, karena memiliki rahang yang tertutup maka kunci ini tidak bisa digunakan untuk memberi momen lebih terhadap mur atau baut karena bisa terlepas dari objeknya apalagi dengan menyambung pipa untuk membrikan tenaga yang lebih besar jelas ini adalah perbuatan fatal yang dapat merusak kunci dan juga mur baut yang dikerjakan.

3.5 Kunci ring pas

Merupakan kombinasi kedua kunci ring dan pas memiliki fungsi yang sama seperti yang telah dijelaskan di atas.




                                                                           BAB IV
KESIMPULAN
            Produk ini sangat berguna sekali untuk segala bidang , karana dapat berfungsi untuk beberapa jenis baut. Tidak perlu tenaga yang berlebih jika memakai kunci pas.


Rabu, 22 Maret 2017

PERANGKAT KERAS CAD/CAM

BAB I
PENDAHULUAN
A.     DEFINISI

ComputerAided Design - CAD
CAD adalah teknologi yang berkaitan dengan penggunaan sistem komputer untuk membantu dalam penciptaan, modifikasi, analisis, dan optimasi desain. Setiap program komputer yang mengaktifkan komputer grafis dan program aplikasi memfasilitasi fungsi rekayasa dalam proses desain dapat diklasifikasikan sebagai perangkat lunak CAD.
Peran paling dasar dari CAD adalah untuk mendefinisikan geometri desain - bagian mekanik, perakitan produk, struktur arsitektur, sirkuit elektronik, tata letak bangunan, dll.

Computer Aided Manufacturing - CAM
CAM teknologi melibatkan sistem komputer yang merencanakan, mengelola, dan mengendalikan operasi manufaktur melalui antarmuka komputer dengan sumber daya produksi. Salah satu cakupan yang paling penting dari CAM adalah kontrol numerik (NC). Ini adalah teknik menggunakan instruksi yang diprogram untuk mengontrol mesin, mill, grind, yang bisa mengubah benda mentah menjadi bagian-bagian tool barang jadi. Fungsi signifikan lain CAM adalah dalam pemrograman sebuah robot. Proses perencanaan juga merupakan target otomatisasi komputer.

B.     MANFAAT
Manfaat dan keunggulan dari teknologi CAD/CAM yang dapat menciptakan
keunggulan bersaing adalah sebagai berikut :
• Respon cepat
Perusahaan-perusahaan yang banyak kehilangan order karena keterlambatan pengiriman dapat memanfaatkan teknologi CAD/CAM untuk mempercepat proses disain dan siklus manufaktur. Biasanya keterlambatan bersumber pada pembuatan gambar yang lama, uji prototipe, proses pemberitahuan
perubahan produk dan lain-lain, dalam hal ini kita dapat mengandalkan CAD/CAM
untuk mempercepatnya. Sebagai contoh, jika test prototipe/produk yang menjadi masalah kritis maka CAD dapat mempercepatnya dengan membuat simulasi komputer.
• Disain manufaktur yang lebih fleksibel dan besar.
.           Secara tradisional proses produksi dilakukan dengan 2 macam mesin yaitu
General Purpose Machine untuk  produksi batch dan Dedicated Machine untuk produksi masal. Produksi batch memungkinkan fleksibilitas yang tinggi, tetapi mengakibatkan biaya produksi per unit  yang tinggi untuk operasi. Sedangkan produksi masal menyebabkan biaya produksi  per unit lebih murah tetapi menghilangkan fleksibilitas. Dengan CAD/CAM dan Flexible Manufacturingperusahaan akan memperoleh keduanya yaitu fleksibilitas  disain produk dan biaya produksi per unit yang lebih murah seperti pada produksi masal. Dalam cara tradisional, memproduksi produk yang rumit dan beragam akan meningkatkan biaya produksi per unit. Dengan komputer ditugaskan untuk menangani kerumitan ini tidak menjadi masalah lagi, komputer akan melakukan pengelompokkan suku cadang yang mirip/sama didalam database secara otomatis sehingga biayaproduksi per unit dapat tetap ditekan serendah mungkin.
• Meningkatkan mutu produk dan menurunkan biaya produksi per unit.
.           Mutu dan kehandalan produk akan ditingkatkan secara tajam dengan teknologi CAD/CAM, apalagi dengan dikembangkannya “Solid Modelling” dan “Parametric Design” didalam CAD/CAM. Hasil akhir dari proses produksi lebih rapi, lebih ergonomis meningkatkan kepercayaan terhadap kekuatan struktur bangunan dan lain-lain. Dan juga membuat produk akhir menjadi lebih ringan,kompak, hemat energi, kinerja yang tinggi dan mekanisme mesin yang lebih sederhana sehingga dapat menurunkan biaya produksi per unit dalam jangka panjang.
• Mengurangi kebutuhan untuk membuat prototipe fisik.
.           Perusahaan-perusahaan biasanya mendisain dan membuat suatu produk berulang kali agar memperoleh pengalaman memproduksi agar dapat menghasilkan produk yang memuaskan.Seringkali sampai puluhan kali dibuat prototipe fisik dalam proses pembuatan produk, juga kadang-kadang pelanggan diperbolehkan untuk melakukan beberapa test produk. Produk seperti bangunan, jembatan, satelit, pemacu jantung dan lain-lain harus dibuat secara benar dan sempurna pada waktu pertama kali, produk lain seperti kapal terbang sangat mahal jika dibuat prototipe fisiknya. Tetapi tetap kebutuhan terhadap prototipe tidak dapat dihilangkan, hanyalah prototipe yang dibutuhkan berkurang jauh sebelum produksi penuh dilaksanakan, sehingga menghemat waktu dan biaya. Keempat teknologi dasar dari CAD/CAM yang sudah  dibahas diatas dapat menghilangkan dan mengurangi kebutuhan untuk membuat prototipe tradisional. Basis Data dari kinerja yang lalu dan terbaik dapat dimanfaatkan, juga pemanfaatan simulasi grafik, juga simulasi matematis untuk pembuatan bangunan dan prototipe matematis dengan komputer akan mengurangi kebutuhan untuk membuat prototipe fisik. Simulasi komputer dapat bekerja jauh lebih cepat dan murah dan mendekati ketepatan yang tinggi seperti produk nyata, dan kadan-kadang simulasi komputer merupakan satu-satunya cara sebelummemproduksi produk akhirnya. Keuntungan yang lain simulasi komputer adalah kadang-kadang dapat memaksa para ahli untuk mencoba mengerti secara fisika apa  yang terjadi dibalik kinerja produk.
•Efisiensi penggunaan ahli yang langka
.           Kelangkaan ahli untuk bidang-bidang tertentu kadang-kadang menghambat kemajuan perusahaan. Setiap profesi seringkali sangat sulit dicari. Kadang-kadang terlintas dalam pikiran akan dibuat suatu aplikasi seperti “Expert System”, tetapi mencari ahli dalam pembuatan program Expert  System sama sulitnya dengan mencari ahli yang dibutuhkan oleh perusahaan itu sendiri, dan biayanya juga tidak murah. Juga mencari ahli yang mau ilmunya ditransfer kedalam Expert System juga sangat sulit. Selain itu waktu yang dipergunakan sehari-harinya oleh para ahli paling hanya 2 jam untuk pekerjaan engineering tersebut, sisanya dipakai untuk urusan meeting, menulis laporan, mencari informasi, perjalanan, menjawab telpon, mempelajari ilmu baru dan lain-lain. Dalam kondisi semacam ini, strategi yang harus diambil adalah dengan mengambil keterampilan-keterampilan praktis para ahli tersebut untuk dimasukkan kedalam CAD/CAM agar dapat dikerjakan oleh para juniornya. Jadi tidak perlu harus seniorterus menerus. Sebagai contoh, standar elemen disain sangat mudah dibangun dan dimasukkan kedalamCAD/CAM. Jika para disainer seniornya membangun basis datauntuk CAD/CAM, maka para disainer
Junior dapat menggantikan pekerjaan  senior nya dengan hasil yang sama bagusnya. Tentunya untuk yang paling rumit tetap harus senio nya yang turun tangan.

C.     PENGAPLIKASIAN
Aplikasi dari teknologi CAD/CAM sangat luas, karena kemampuan komputer
grafik ini sangat dibutuhkan untuk berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memanfaatkan gambar sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Dibawah ini akan diberikan beberapa contoh aplikasi CAD/CAM :
• Industri penerbangan dan CAD/CAM
.           Teknologi CAD/CAM memberikan andil yang sangat besar dalam industri pesawat terbang. Dari disain pesawat terbang, simulasi pesawat terbang untuk melatih para pilot, alat navigasi udara dan radar, mengurangi pekerjaan kru pesawat, mempercepat produksi pesawat terbang danlain-lain semua mempergunakan teknologi CAD/CAM ini.
• Industri otomotif
. Dalam industri otomatif CAD/CAM banyak sekali memegang peranan. Hampir setiap komponen mobil didisain dengan CAD/CAM. Yang terakhir adalah aplikasi Navigasi Komputer untuk mobil, dimana alat tersebut dapatmemberikan informasi peta jalan disuatu kota dan dapat memberikan rute paling efisien untuk menuju suatu tempat. Dan juga dapat memberikan informasi jalan-jalan yang sedang macet.
•Analisa dinamis dan simulasi komputer untuk sistim mekanik
.           Dalam aplikasi ini kita dapat melihat unjuk kerja suatu kendaraan atau sistim mekanik di layar komputer sebelum prototipe yang mahal harganya dibuat.
•Disain CAD/CAM untuk elektronika
.           Terutama dalam pembuatan chip IC (Integrated Circuit) CAD/CAM memegang peranan yang sangat penting. Secara teknik manual disain IC hanya dapat dilakukan untuk chipyang mengandung 20-30 transistor, tetapi dengan bantuan CAD/CAM maka dapat di disain chip yang mengandung sampai jutaan transistor.
•Disain CAD/CAM untuk alat olahraga
.           Disain raket tenis dapat menggunakan  teknologi ini. Dengan menggunakan analisa elemen hingga dapat diperlihatkan apa yang terjadi kepada raket dan pemain tenis pada waktu bola tenis memukul senar dari raket tenis. Dalam disain kapal boat dapat diperlihatkan aerodinamisnya, faktor pengaruh cuaca terhadap kapal boat, benturan ombak, mobilitas dan tingkat keamanannya.
•Disain CAD/CAM untuk konstruksi bangunan
.           Dengan CAD/CAM kita dapat  merancang konstruksi bangunan. Misalkan mendisain suatu jembatan, dapat diberikan  suatu beban di layar komputer dan komputer akan memperlihatkan akibat dari beban tersebut, seperti lendutan, gaya, momen, penurunan fundasi dan lain-lain. Dapat juga diperlihatkan sampai beban berapa konstruksi tersebut akan runtuh. Kita juga dapat memberikan beban horizontal seperti akibat dari gempa bumi dengan kekuatan berapa skala richter.
•Disain CAD/CAM untuk pembuatan Mold
.           Aplikasi CAD/CAM dalam mendisain Mold. Sebuah pabrik sepatu dan sebuah pabrik velg racing membutuhkan Mold untuk memproduksi produk-produk tersebut. Sebelum menggunakan CAD/CAM Mold tersebut dibuat secara manual dengan mempergunakan mesin bubut dan milling biasa. Presisi yang tinggi dari Mold dibutuhkan sekali untuk produk velg racing, tetapi untuk sepatu toleransi nya agak longgar. Dengan CAD/CAM akan dihasilkan Mold dengan presisi yang sangat tinggi.

Sumber :





















BAB II
PEMILIHAN PERANGKAT LUNAK


Kecocokan Antara DBMS dan Development Tools

Perangkat lunak yang dipilih harus dapat menjamin tersedianya fasilitas yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan DBMS secara penuh. Contoh :
DBMS
Development tools
MS Visual Basic
Borland Interbase
CA-OpenIngres
CA-OpenRoad
Oracle
Developer 2000

Dukungan development tools terhadap arsitektur sistem

Tidak semua development tools memberi dukungan yang baik terhadap arsitektur client-server

Independensi development tools dan DBMS

Idealnya hanya ada satu macam DBMS yang dipilih untuk mengelola berbagai basis data. Sebagai kompromi terhadap banyaknya DBMS yang digunakan, maka harus dipilih development tools yang bisa cocok untuk semua DBMS.

Kemudahan pengembangan dan migrasi aplikasi

Development tools yang dipilih harus mendukung pengembangan ke masa depan (misalnya berbasis web) dan kemudahan migrasi, misalnya dari berbasis form (form-base) menjadi berbasis web (web-base).






















BAB III
ALASAN PENGGUNAAN CAD & CAM

A.     Perangkat Lunak
Desain dibantu komputer (CAD) adalah penggunaan teknologi komputer untuk membantu dalam  perancangan dan khususnya rancangan (teknis menggambar dan menggambar teknik) atau bagian dari produk, termasuk seluruh bangunan. Adalah baik visual (atau gambar) dan simbol berbasis metode komunikasi yang merupakan konvensi khusus untuk bidang teknis tertentu.

Drafting dapat dilakukan dalam dua dimensi ( "2D") dan tiga dimensi ( "3D").
Drafting adalah komunikasi teknis atau gambar teknik dan seni adalah industri sub-disiplin yang terlibat underlies semua upaya teknis. Mewakili dalam kompleks, ben da tiga dimensi dalam dua dimensi gambar, benda ini sudah ada secara tradisional diwakili oleh tiga diproyeksikan dilihat di sudut kanan.

CAD (Computer Aided Design) adalah pembuatan disain produk dengan menggunakan bantuan komputer. Dengan bantuan komputer dapat dibuat gambar disain dengan mudah serta perhitungan penggunaan bahan, daya tahan produk, dan informasi lain yang berhubungan dengan desain produk yangdibuat.

CAM (Computer Aided Manufacturing) adalah penggunaan komputer untuk merencanakan, mengatur, dan mengontrol kerja mesin, alat-alat, dan arus produk dalam proses produksi.

Dibantu komputer-teknik (sering disebut sebagai Cae) adalah penggunaan teknologi informasi untuk mendukung tugas-tugas teknisi di seperti analisis, simulasi, desain, manufaktur, perencanaan, diagnosa, dan perbaikan.

Perangkat lunak yang telah dikembangkan untuk mendukung kegiatan tersebut dianggap Cae alat. Cae alat yang digunakan, misalnya, untuk menganalisis dan kesegaran performa komponen dan secara perlahan. Istilah meliputi simulasi, validasi, dan optimalisasi produk dan alat-alat produksi. Di masa mendatang, sistem Cae akan besar penyedia layanan informasi untuk membantu mendukung desain tim dalam pengambilan keputusan.

Dalam hal jaringan informasi, sistem Cae individual dianggap satu total node pada jaringan informasi dan Mei setiap node dengan node lain pada jaringan.

Cae sistem dapat memberikan dukungan kepada usaha. Hal ini dicapai dengan menggunakan referensi arsitektur dan kemampuan mereka untuk menempatkan informasi dilihat pada proses bisnis. Referensi arsitektur adalah dasar dari informasi yang model, terutama produk manufaktur dan model.

Istilah Cae juga telah digunakan oleh beberapa di masa lalu untuk menjelaskan penggunaan komputer dalam rekayasa teknologi dalam arti yang lebih luas dari sekedar teknik analisis. Itu dalam konteks ini adalah bahwa istilah coined oleh Dr Jason Lemon, pendiri SDRC pada akhir 70-an. Namun definisi ini adalah hari ini lebih dikenal dengan istilah CAx dan PLM.

B.     Industri
Dengan adanya peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktivitas yang dibutukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Tanpa  kita sadari, sebagian aktivitas yang dilakukan oleh manusia telah didukung oleh Information Communications Technology (ICT). ICT baik secara langsung maupun tidak langsung telah mengubah cara kita hidup, cara kita belajar, cara kita bekerja dan lain-lain.
Information Communications Technology (ICT) sekarang ini semakin sering kita dengar khususnya bagi induvidu yang mengikuti dan menggunakan perkembangan teknologi. Namun banyak orang yang belum mendalami apa sebenarnya ICT itu, selain itu konsep, metode dan aplikasi yang terlibat dengan ICT terus berkembang setiap harinya.
Di bidang industry, salah satunya dalam industry manufaktur komputer telah dipergunakan untuk mengendalikan mesin-mesin produksi dengan kecepatan tinggi, misalnya seperti Computer Aided Design (CAD) yaitu merancang bentuk (desain) sebuah produk dengan penggunaan teknologi komputer  yang akan dikeluarkan pada sebuah industry atau pabrik, misalnya sebuah mesin serba guna dalam industry logam, sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industry logam yang bervariasi dan dapat  dibayangkan sangat sulit apabila semuanya harus  dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin dalam industry garmen yang dilengkapi dengan kendali computer, misalnya melakukan pewarnaan, membuat bordir, dan sebagainya.
Selain itu industry modern saat ini juga memanfaatkan robot yang secara otomatis melakukan pekerjaan-pekerjaan  tertentu dalam sebuah industry yang dikontrol oleh computer yang tidak mungkin dikerjakan manusia. Contohnya tangan robot dikendalikan oleh computer digunakan untuk memasang komponen-komponen renik dan chip-chip pada motherboard computer, memasang komponen-komponen pada perangkat elektronik seperti televisi, radio/ tape dan lain –lain. Bahkan untuk merakit kendaraan, mobil motor atau alat-alat berat lain telah dikendalikan oleh computer.
Kemajuan Teknologi CAD (Computer Aided Design)semakin pesat dari hari ke hari dan biaya investasinya pun relatif sudah lebih murah dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. Juga aplikasi CAD sudah semakin meluas ke berbagai bidang industri. Awalnya CAD dimanfaatkan oleh Industri Pesawat Terbang, kemudian mulai dimanfaatkan oleh Industri Otomatif, Mesin, Elektrik/Elektronik, Konstruksi/Properti, Minyak, Kimia, Mesin-Mesin berat,
Pertambangan, Perkapalan, Instrumen Ilmiah, Tekstil/Garmen dan lain-lain. Selain itu pemanfaatan CAD tidak hanya menjadi monopoli perusahaan-perusahaan besar saja, tetapi mulai dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan menengah bahkan kecil. CAD  dipercaya dapat meningkatkan keunggulan bersaing (Competitive Advantage) dari suatu perusahaan karena kemampuannya dalam meningkatkan Produktivitas, Kualitas, Fleksibilitas dan Kecepatan dalam membuat Desain dan Prototipe suatu Produk. Sehingga seorang Pelanggan yang ingin memesan suatu Produk dapat mengetahui Prototipe nya berikut Biaya nya dalam waktu singkat dengan bantuan CAD. Hal ini akan meningkatkan kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction) dan dengan demikian akan meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan tersebut. Dalam era globalisasi dan pasar bebas nanti, keunggulan bersaing sangat menentukan kelangsungan hidup suatu perusahaan, dimana telah terjadi pergeseran dari pasar para penjual (Sellers Market) menjadi pasar para pembeli (Buyers Market).
CAD  juga dapat menjadi penunjang utama bagi perusahaan yang akan melakukan Rekayasa Ulang Proses Bisnis  (BPR/Business Process Reengineering). Dengan cara lama/tradisional, proses manufaktur meliputi Desain, Analisis, Uji Prototipe dan Manufaktur. Cara lama ini membutuhkan waktu yang sangat lama dan mahal, jika terjadi kesalahan akan kembali lagi ke proses awal yaitu Desain. Sedangkan dengan cara baru (setelah BPR dengan memanfaatkan CAD ) maka proses Desain, Analisis & Simulasi dapat dilakukan secara bersamaan, terintegrasi dan sangat cepat, kesalahan yang terjadi dapat langsung terlihat dan diperbaiki, setelah itu dapat dilanjutkan dengan proses Pengujian, Prototipe dan Manufaktur. Dan juga CAD  merupakan salah satu komponen utama dalam membangun sistim manufaktur CIM (Computer Integrated Manufacturing). Awalnya perangkat lunak untuk sistem Computer-Aided Design dikembangkan dengan bahasa komputer seperti Fortran, tetapi dengan kemajuan metode pemrograman berorientasi obyek ini telah berubah secara radikal. Fitur  modeler parametrik berdasarkan bentuk yang unik dan sistem permukaan dibangun dengan  modul  kunci  C dan  API mereka sendiri. Sebuah sistem CAD dapat dilihat dan dibangun dari interaksi antarmuka pengguna grafis (GUI) dengan geometri dan / atau representasi batas  data melalui sebuah kernel pemodelan geometris. Sebuah mesin kendala geometri juga dapat digunakan untuk mengelola hubungan asosiatif antara geometri, seperti geometri wireframe dalam sketsa atau komponen dalam perakitan. CAD terutama tidak hanya  digunakan untuk rekayasa rinci model 3D atau 2D pada gambar komponen fisik, tetapi juga digunakan di seluruh proses rekayasa dari desain konseptual dan tata letak produk, melalui analisis kekuatan dan rakitan yang dinamis  untuk mendefinisikan  metode pembuatan komponen . Hal ini juga dapat digunakan untuk merancang objek.CAD telah menjadi teknologi khususnya penting dalam lingkup teknologi komputer dibantu, dengan manfaat seperti menurunkan biaya pengembangan produk dan siklus desain sangat singkat. CAD memungkinkan desainer untuk la  out dan mengembangkan kerja di layar, mencetaknya dan menyimpannya untuk mengedit dan menghemat waktu pada gambar mereka. Computer-aided desain juga merupakan suatu alat yang digunakan  oleh para insinyur dan desainer dan digunakan dalam banyak hal tergantung pada profesi pengguna dan jenis perangkat lunak yang bersangkutan. CAD juga  merupakan salah satu bagian dari kegiatan Digital Pengembangan Produk  (DPD) ,  Product  Lifecycle Management (PLM) , dan  digunakan bersama dengan alat-alat lain, baik yang  terintegrasi atau produk yang berdiri sendiri. CAD juga digunakan untuk menciptakan simulasi foto yang akurat dimana hal ini  sering dibutuhkan dalam penyusunan Laporan Dampak Lingkungan, di mana desain foto itu sendiri dibantu oleh komputer.CAD dapat digunakan  untuk semua platform utama (Windows, Linux, UNIX dan Mac OS X) bahkan beberapa paket telah mendukung banyak platform.Saat ini, tidak ada perangkat keras khusus yang diperlukan untuk perangkat lunak CAD. Namun, beberapa sistem CAD dapat melakukan tugas-tugas komputasi grafis dan mahal, serta dengan  kecepatan yang  tinggi dengan menggunakan CPU dalam jumlah yang besar  dan  RAM yang direkomendasikan.
Ada beberapa  keuntungan yang bisa didapatkan dengan penggunaan CAD dibandingkan dengan proses penggambaran secara manual antara lain :
1. Kualitas gambar konstan dimana tidak terlalu tergantung pada skill desainer  sebagaimana dengan melakukan penggambaran secara  manual.
2.Relatif lebih akurat dan cepat pengerjaannya karena menggunakan komputer.
3.Dapat diedit, ditambah atau dikurang tanpa harus memulai dari awal.
4.Dapat menjadi database yang menyimpan berbagai informasi penting yang dibuat oleh drafter dan dapat diakses langsung oleh pengguna lain.
5.Dapat dibuat library untuk komponen-komponen standar atau komponen yang digambar atau yang dipergunakan berulang-ulang dalam gambar (misalnya: baud, mur, symbol simbol,dan lain-lain.) sehingga mempermudah dan mempercepat dalam proses pembuatan gambar.
6.Lebih mudah dan praktis dalam dokumentasi, duplikasi, dan penyimpanannya.
7.Dapat dibuat dengan berbagai warna sehingga lebih menarik dan mudah dipahami.

C.     Ekonomi
Pada saat itu investasi yang diperlukan untuk sebuah CAD sangat besar, sampai dengan ratusan ribu US$ untuk softwaremaupun hardware-nya. Hanya perusahaan-perusahaan besar yang bisa memilikinya, antara lain General Motors.Diperkenalkannya PC pada awal 1980-an memberi angin segar bagi perkembangan CAD, terutama dari segiekonomi.














BAB IV
KESIMPULAN

1. CAD/CAM digunakan bila model dikerjakan secara manual mengalami tingkat  kesulitan pada proses simetris geometris dan membutuhkan waktu penyelesaian yang begitu lama. Serta ingin memproduksi bahan material manufaktur secara masal
2. Proses cutting Model 3 Dimensi ditunjukkan dalam bentuk simulasi, yang bisa diubah atau diperbaiki bila belum sesuai dengan bentuk yang diinginkan sebelum terakhir masuk ke proses pabrikasi. Kompatibilitas sistem CAD/CAM dibatasi untuk kebutuhan konfigurasi bidang kerja dengan pemakaian mesin CNC.